Kamis, 24 April 2014

Cara Mengatasi dan Mengobati cucak jenggot yang mencabuti bulu akibat over birahi

Burung cucak jenggot yang mengalami over birahi, terutama dalam kondisi berat, sering mengalami aneka gejala yang merugikan. Mulai dari ogah bunyi, nakal, atau sering menyakiti diri sendiri dengan mencabuti bulu-bulunya, terutama bulu ekor. Akibatnya, ekornya menjadi bondol. Bagaimana mengatasi masalah ini, sehingga cucak jenggot bisa kembali normal dan bulu-bulunya bisa segera tumbuh lagi?
Bagaimana mengatasi burung cucak jenggot yang over birahi parah

Waspadai over birahi pada burung cucak jenggot.

Bagaimana mengatasi burung cucak jenggot yang over birahi parah

Untuk mengatasi cucak jenggot yang mencabuti bulu akibat over birahi, tentu diperlukan tahap-tahap tertentu, sehingga tak boleh berharap langsung cepat membuahkan hasil. Butuh waktu, ketelatenan, dan kesabaran tersendiri.

Berikut ini lima tahap yang harus dilalui agar hasilnya maksimal:
1. Menyendirikan burung bermasalah

Salah satu faktor yang dapat mendukung proses penyembuhan adalah menyendirikan cucak jenggot yang mengalami masalah. Pisahkan dia dari burung sejenis maupun jenis burung lainnya yang bisa membuatnya teru- menerus mengalami over birahi.

Dengan menyendirikan burung, maka proses penyembuhannya akan berlangsung lebih cepat atau lebih efektif.

2. Untuk sementara, meniadakan voer

Untuk sementara waktu, selama dalam masa penyembuhan, burung cucak jenggot yang bermasalah tidak perlu diberi makanan kering (voer). Sebagai gantinya, berikan buah-buahan terutama pisang.

Dengan demikian, selama 1-2 minggu masa perawatan, pisang menjadi pakan utama bagi cucak jenggot yang bermasalah.

3. Jangan berikan extra fooding

Selain meniadakan voer, dalam masa penyembuhan burung juga jangan diberi extra fooding (EF) seperti jangkrik, ulat hongkong, dan sebagainya. HIlangkan menu EF untuk sementara, atau selama masa terapi.

4. Mandi dua hari sekali

Pemberian mandi bisa dilakukan dua hari sekali.

5. Berikan multivitamin

Jangan lupa, selama masa perawatan, kondisi cucak jenggot akan mengedrop. Hal ini terutama akibat tak ada lagi pasokan EF.

Untuk menjaga agar burung tetap fit, berikan multivitamin seperti BirdVit. Dengan begitu, kondisi burung relatif tetap terjaga, meski dalam kondisi ngedrop.

5. Pantau perkembangan selama 1-2 minggu

Sambil melakukan perawatan, Anda bisa memantau perkembangannya setiap hari selama 1-2 minggu. Syukur-syukur cucak jenggot bisa kembali pulih kurang dari 2 minggu.

Karena terapi di atas akan membuat kondisi cucak jenggot drop, maka burung akan berhenti melakukan aktivitas menyakiti dirinya sendiri seperti mencabuti bulu-bulunya.

Ketika burung sudah berhenti mencabuti bulunya, maka akan muncul bulu-bulu baru di bagian tubuhnya yang mengalami kebotakkan, termasuk ekor.

Dan jika hal itu terjadi, maka burung bisa kembali menjalani perawatan hariannya dengan pemberian mandi yang lebih teratur agar bulu-bulu mereka kembali tumbuh dengan sempurna dan rapih, sehingga setelah itu burung pun bisa kembali beraktivitas seperti biasa, misalnya dilombakan.

Setelah burung tidak lagi mencabuti bulunya, maka perawatan harian bisa dikembalikan seperti sebelum over birahi.

Itulah tips singkat mengenai cara mengatasi burung cucak jenggot yang mencabuti bulu akibat over birahi parah.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

Sumber : http://omkicau.com/

Model dan Motif Sangkar Burung Terpopuler/ Terbaik 2014

Model sangkar burung berkontribusi besar dalam kenyamanan dan kebanggaaan kicaumania selama menggeluti hobi burung. Untuk kebanggaan, motif sangkar apa yang paling populer selama 2011 dan bakal ngetrend selama 2012? Lantas untuk kenyamanan, model sangkar apa yang banyak menjadi pilihan?
Motif klasik gambar dewa-dewa atau bernuansa Cina masih menjadi favorit para kicaumania. Diakui sejumlah pengerajin sangkar top tanah air, seperti Udin Jabi di Delanggu Klaten, Johny Hwa di Kampung Sewu Solo, juga Nardi di kawasan Mojosongo, Solo.
Cerita-cerita Cina memang sangat luas bisa digali. Awal mula sangkar-sangkar ukir yang dijadikan rujukan memang sangkar impor dari Cina. Sampai sekarang, pamor sangkar-sangkar bernuansa Cina memang masih dicari.
Produk-produk lokal pun banyak membuat tema-tema Cina. Ada yang meniru, memodifikasi, atau benar-benar memang kreasi sendiri.
Cerita klasik seperti delapan dewa, sio-sio seperti seribu kera, macan, naga, ayam, dan sebagainya, banyak menjadi motif sangkar di arena lomba. Jabi misalnya, dia membuat inovasi khusus pada bagian mahkota. “Untuk sangkar kotak, di tengah-tengah mahkota ada dua lubang supaya memudahkan tangan mengangkatnya. Gantungan juga bisa dibongkar-pasang tanpa harus memasukkan tangan ke dalam sangkar untuk rnemegangi baut di dalam. Jadi tinggal ulir bagian luar saja.”
Sementara itu motif sangkar berdasar cerita lokal, atau gambar-gambar bernuansa lokal, sesungguhnya juga mulai dikreasikan para pengrajin, seperti ukiran gaya Bali, Asmat, Dayak, juga wayang. Atau ada juga model sangkar ukir sederhana tetapi diberi inovasi dengan sistem cat supaya ketika dilihat dari jauh tampak mencolok. Dulu, juga pernah booming model gambar hewan-hewan seperti dinosaurus lobster, dan lainnya.
Motif wayang makin diminati
Sangkar wayang kulit batik tulis Karunia Sangkar
Sangkar wayang kulit batik tulis Karunia Sangkar
Satu di antara cerita lokal yang kini juga semakin banyak peminatnya adalah yang diambil dari cerita atau gambar tokoh-tokoh wayang. Hal ini juga diakui Johnya Hwa, yang menjadi spesialis penggarap sangkar wayang.
Pembuatannya, khususnya pada finishing, memang lebih rumit. “Karena seperti wayang, pewarnaannya memang harus disungging. Untuk warna emas memakai prada, jadi beda dengan model sangkar ukir lainnya yang menggunakan air brush.”
Beberapa sangkar motif  wayang banayk dikeluarkan perajin. Salah satunya adalah Karunia Sangkar Jogja, yang memajang produknya di website SangkarBurung.Com.
Salah satunya adalah sangkar wayang kulit batik tulis, yang cocok untuk burung seperti anis merah atau anis kembang serta cucak ijo.
Kosan paling dicari
Lantas sangkar jenis apa yang saat ini banyak dicari? Jenis Kosan. Ya, sangkar ini identik dengan sangkar harian berbentuk kotak. Mencuatnya nama sangkar Kosan, berasal dari sebuah nama perajin sangkar di Surabaya.
Dikenalnya sangkar ini lantaran produknya tergolong rapi, kuat, berbahan baku pilihan dan tiap jerujinya berpresisi. Karenanya banyak kicaumania kepincut dengan hasil tangan dingin perajin yang sekarang usahanya telah diteruskan oleh para keturunannya.
Kelebihan dari sangkar ini adalah praktis, tidak makan tempat, kuat, tidak terlalu berat, dan cocok untuk digunakan sebagai sangkar harian dan juuga enak dipakai untuk lomba.
Sangkar kosanSangkar Kosan juga menyediakan beragam warna-warna berani yang dulunya dianggap menjadi pantangan. Seperti warna merah, kuning, putih, dan lain-lain yang serba ngejreng.
Hal ini memang membuat situasi ruangan rumah menjadi lebih berwarna demikian juga situasi lapangan ketika pergelaran lomba burung.
Seiring dengan menggelindingnya dunia bisnis hobi, banyak bermunculan perajin yang mengikuti jejak Kosan. Di antaranya Gatot Sangkar asal Sidoarjo. Mantan pemain burung kicauan ini banting setir menjadi perajin sangkar.
Dengan berkiblat pada sangkar Kosan, produknya juga dikenal memiliki warna-warna berani. Tobil, salah satu pedagang sangkar di kawasan Proliman Kalasan Jogja menyebutkan, untuk sangkar kotak, hampir semua kicaumania memburu jenis Kosan.
Hanya saja, yang perlu diperhatikan, sangkar ini di pasaran banyak yang sekadar “tiruan”. Mata awam mungkin susah membedakannya. “Kalau yang asli kuat, rapi, dan presisi. Sekarang juga banyak yang memburu model Kosan tapi yang ukuran kecil, untuk pleci. Hanya saja, saya tidak tahu, sepertinya yang asli memang tidak keluar, padahal permintaan sangat tinggi seiring dengan melejitnya popularitas pleci di kalangan penghobi burung.
Belakangan, sangkar seperti model Kosan makin menjubeli gantangan berbagai even lomba. Khususnya adalah di beberapa kota di Pulau Jawa ketika semakin merebak acara-acara latberan burung. Banyak pemain yang enggan direpotkan dengan membawa sangkar-sangkar ukiran. Mereka memilih praktisnya saja, menggunakan sangkar harian model Kosan.
Fenomena seperti ini ikut memberikan sentimen positif terhadap perkembangan industri sangkar di beberapa kota.
Di salah satu sentra perajin sangkar di kawasan Gresik, mulai dari perajin hingga pengepulnya menagku kewalahan untuk melayani permintaan pasar sangkar harian model Kosan. Bahkan mereka mengatakan, tingginya intensitas jadwal latberan dan lomba burung di kawasan Gresik dan sekitarnya, membuat perajin atau pengepul tidak pernah bisa lama menimbun sangkar-sangkar model tersebut.
Hal senada juga dikatakan Mr Khan, distributor sangkar di Bojonegoro. Permintaan sangkar harian seperti model Kosan terus meningkat. Banyak pemain memilih sangkar seperti ini lantaran memudahkan mereka membawa ke lapangan.
“Sebenarnya tetap banyak pemain yang membutuhkan sangkar ukir, hanya kebutuhan untuk jenis ini lebih diperuntukkan ke lomba-lomba besar,” ujar Yoyok Focus, pengusaha sangkar asal Malang. (Bersambung – referensi Agrobis Burung).
Berikut ini sejumlah ilustrasi sangkar harian dan sangkar lomba produk Karunia Sangkar yang beralamat di sangkarburung.com.


Selasa, 04 Juni 2013

Cara Melatih Mental Burung Pleci

Burung Pleci - Sobat Arena Burung banyak yang bertanya  mengenai cara melatih mental burung pecinya. Mereka mengeluh bahwa burung pleci jantan kesayangannya tidak memiliki mental “fighter” ketika digandeng atau didekatkan dengan pleci lain. Padahal ketika sendiri, si burung sangat rajin berkicau dengan keras. Berikut Tips Melatih Mental Burung Pleci.


Untuk melatih Mental Pleci dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
  1. Latih burung agar mempunyai kemampuan beradaptasi dengan cepat. Misalnya dengan sering memindah gantangan harian (tidak digantang di tempat yang sama), menggantang burung di tempat yang ramai dan bisa juga dengan membawa burung ke tempat latihan bersama.
  2. Pilihlah sangkar burung yang sesuai dengan burung pleci. Sangkar yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan burung merasa tidak nyaman. Pilihlah sangkar yang memiliki atap berbentuk rata, jangan yang berbentuk kubah. Letakkan “pangkringan” yang paling atas jangan sampai terlalu jauh dengan atap. Atau bisa juga dengan merubah model  “pangkringan” yang menyilang.
  3. Selalu jaga kebersihan kandang setiap hari sebelum digantang. Baik itu alas kandang, jeruji kandang, mangkuk makanan dan minuman harus selalu dijaga kebersihannya dari kotoran burung dan sisa-sisa makanan.
  4. Meskipun burung mau memakan poer, selalu sediakan juga maknanan lain seperti buah-buahan. Dalam memilih buah, sesuaikan dengan keadaan burung. Karena setiap buah memiliki dampak atau manfaat yang berbeda-beda. Misalnya seperti beberapa buah di bawah ini.
  • Tomat - Untuk menjernihkan suara kicau burung.
  • Pepaya - Untuk mengurangi kegemukan burung (diet)
  • Mentimun - Untuk menurunkan birahi burung
  • Jeruk, Apel - Untuk menjaga stamina burung. Cocok diberikan ketika cuaca sedang dingin atau hujan.
  • Pisang - Untuk menjaga nutrisi burung agar seimbang. Jenis pisang yang baik adalah pisang kepok yang sudah benar-benar matang.

Minggu, 02 Juni 2013

Link Teman

Listed in the Findelio Business DirectoryDirectory List

Jumat, 31 Mei 2013

Cara Mengatasi Burung Mencret

Penyakit Mencret atau Berak Kapur Pada Burung Kicauan - Selalu jagalah kebersihan sangkar burung kesayangan kita. Jangan sampai gara-gara malas membersihkan kotoran, burung kesayangan kita terjangkit penyakit diare atau mencret. Berawal dari pertanyaan sahabat kita yang tidak perlu saya sebut namanya, yang mengeluh kacer kesayangannya mencret, saya tertarik untuk membahas tentang cara mengobati burung mencret pada burung kacer, murai batu, anis merah, kenari dan burung kicauan  lain. Semoga tulisan ini bermanfaat, Amiiinnn...



Penyebab
Seperti halnya manusia, ternyata burungpun juga bisa mengalami diare atau mencret. Penyebabnya bisa terjadi karena kurang terjaga kebersihan sangkar, terutama membersihkan kotoran burung, mangkok minum dan makanan burung. Selain itu Kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi kesehatan burung. Untuk itu selalu berhati-hati ketika cuaca sedang tidak bersahabat seperti mendung dan hujan.

Cara Mengobati
Ketika burung kesayangan kita sudah terlanjur mencret maka apa boleh buat, kita tentu harus mengobatinya. Untuk mengobatinya, saya memperoleh tips khusus dari Bang Jupri, penjual burung di PB Tulungagung. Menurut dia burung yang sedang mencret sebaiknya kita pisahkan dengan burung lainnya, karena hal ini bisa menular ke burung lain yang masih sehat. Kemudian sambil tetap menjaga kebersihan sangkar dari kotoran burung, hendaknya burung yang mencret tadi dikasih obat atau antibiotik. Di pasar burung banyak tersedia obat dengan berbagai merek yang dapat mengobati penyakit mencret diantaranya adalah Birdblown, Birdy-Cillin Antibiotik dan Vita Tetra Chlor. Agar burung lekas sembuh sebaiknya baca petunjuk pemakaian.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Iptek-4u - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons